sign up
login   password  artist portfolio  gallery portfolio  MYabsolutearts 
absolutearts.com
 
help   |  media kit   |  about us   |  services   |  contact  
  HOME     .     REGISTER     .     BUY ART     .     SEARCH     .     ART TRENDS     .     COLLECT ART     .     RESEARCH     .     READ ARTSNEWS   . 
Dedi Dwi Utomo's Main Portfolio Page
Return to Previous Page

Artist Information:
Dedi Dwi Utomo
bandung,
Indonesia
Member Since: May 2009

send an email contact artist

Photo of Dedi Dwi Utomo, Artist



biographybiography
guestbookguestbook
Artist Exhibitions:



Pameran yang pernah di ikuti :


- Pameran “akhir semester”
Ruang pamer STISI, bandung
1999
- Pameran “Kamera lubang
jarum” Galeri ASDI, Surakarta
2002
- Pameran “Zine fotokopi”
Galeri ASDI, Surakarta 2003
- Pameran “sketsa tinta cina”
Galeri ASDI, Surakarta 2003
- Pameran stencil “ semiotika
vandalismo” Galeri Kucing Kya,
Surakarta 2003
- Pameran “ Komik” Galeri
Gramedia, Surakarta...

Further Information

Artist Galleries:
Coming Soon!
Artist Reviews:
Coming Soon!
Collections:
Coming Soon!
Commissions:
Coming Soon!

Artist Statement for Dedi Dwi Utomo

Bermimpi dan Berharap adalah suatu alasan manusia untuk tetap bertahan hidup, tanpa mimpi itu manusia sama juga dengan orang mati.
Begitu banyak orang mabuk, baik itu mulai dari mabuk alcohol, mabuk cinta, mabuk harta, mabuk agama, atau hingga berkarya. Dengan ini suatu alasan bahwa saya berkarya karena mabuk akan mimpi-mimpi saya yang begitu banyak belum terwujud. Begitu banyak mimpi-mimpi saya yang membuat saya resah, gelisah, sedih hingga gembira. Mimpi-mimpi saya ini mencakup akan ala mini, mayarakat luas, cinta, kebencian, agama, kedamaian hingga diri sendiri untuk menjadi lebih bijak.
Mungkin mata memang bias melihat perspektif yang ada dalam kehidupan ini, tapi apakah mata bias melihat realita-realita kehidupan ini. Begitu banyak realita-realita yang tak terungkap atau lebih tepatnya ditutup-tutupi dengan berbagai alasannya. Seperti contoh, tekhnologi maju begitu pesatnya sehingga tanpa disadari telah menyingkirkan masyarakat-masyarakat disekitar dan mengaburkan kebudayaan-kebudayaan yang ada. Dan ini pun alam yang mempunyai jiwapun sekarat terancam akan mati dan punah. Memang muak jika melihat dan memikirkan ini semua. Tetapi jika tidak dimulai dari diri sendiri, siapa lagi yang akan memulai dan mempertahankannya?.
Saat ini begitu banyak orang akan tergila-gila akan kekuasaan dan harta. Hedonisme adalah kebudayaan yang baru dan popular, mengalahkan akan orang-orang terlantar dan mengais-ngais hidup. Perang agama, perang demi tanah atau perang demi uang dan harta. Memang susah jika sudah mencakup 3 hal tersebut. Mereka sudah tidak akan berpikir panjang lagi nanti bagaimana masa depan aka nada atau tidak, mereka tidak berpikir bagaimana anak cucu kita nanti, bagaimana ala mini masih bisa bertahan atau tidak. Begitu banyak pikiran-pikiran berkembang, saling curiga, saling memeras, saling membunuh, dan kekerasan pun tak terhindarkan lagi. Sehinnga membuat saya kangen. Kangen akan dicintai dan mencintai. Kangen akan sejuknya alam, kangen akan indahnya persahabatan.
Ketika itu dalam suatu waktu saya begitu sedih dan marah ketika melihat pohon di sekitar rumah saya ditebang demi pembangunan komplek perumahan baru yang megah, walaupun mungkin pembangunannya sekitar 10 tahun lagi. Lalu sebagian pohon yang ditebang tadi saya curi dan saya buat karya. Antara lain manusia setengah setan dan marah dan sedih.
Memang semuanya nanti kita ini akan mati, tetapi sebelum berprosesnya mati ini apakah kita hanya akan diam saja melihat dan mendukung dunia ini akan cepat mati dan sekarat atau kita berbuat sesuatu yang lebih berguna tanpa merugikan orang banyak, diri sendiri dan alam. Untuk menjadi kaya akan harta itu sangatlah gampang, tetapi untuk menjadi lebih bijak itu sangat sulit dan penuh dengan rintangan. Tapi akankah kita akan pasrah saja? Saya harap Tidak..!!


    BUY   .   JOIN   .   COLLECT   .   RESEARCH   .   READ  .   DISCUSS  
    Copyright 1995-2012. World Wide Arts Resources Corporation. All rights reserved






1